JANGAN pernah menganggap sepela kondisi vagina yang kering. Kondisi itu bisa
berdampak pada kesehatan, seperti rasa gatal, menyengat, terbakar, sakit, dan frekuensi
membuat urine yang sering. Bahkan kekeringan pada vagina itu merupakan satu di
antara banyak efek utama menopause.
Kondisi vagina yang mengering ini memang jarang sekali dibicarakan oleh penderita kepada pasangan. Padahal itu bisa memengaruhi kualitas hubungan seksual mereka.
Namun, jangan khawatir. Ada cara untuk mengatasinya. Berikut enam tips atasivagina kering:
1. Terapi estrogen vagina
Perawatan ini mengharuskan Anda menggunakan krim dua atau tiga kali seminggu. Cara lain yaitu dokter memasukkan cincin ke dalam vagina yang melepaskan dosis estrogen. Cincin itu harus diganti setiap tiga bulan. Ada pula estrogen tablet yang dimasukkan ke alat vital.
2. Mengurangi stres
Kesehatan mental juga memainkan peran penting dalam kekeringan vagina. Permudah diri sendiri dan lepaskan semua masalah Anda. Jangan memendam perasaan karena bisa mengarah ke masalah fisik.
3. Jaga asupan cairan
Kekurangan cairan akan menyebabkan malfungsi tubuh. Oleh karena itu, kekurangan air sama dengan kekeringan vagina. Maka itu, cukupilah kebutuhan cairan Anda setiap hari.
4. Perawatan pribadi
Sabun dan lotion tangan juga penyebab kekeringan vagina. Maka, pilihlah produk sabun dengan pH yang cocok dan tidak mengandung bahan kimia.
5. Pola makan
Pola makan yang seimbang adalah kuncinya. Terutama makanan berbahan dasar kedelai dan biji rami.
6. Bercinta
Lanjutkan berhubungan seks dan perbanyak foreplay. Hal ini membuat Anda lebih optimistis dan mengurangi kekeringan pada vagina. (MI/wtr5)










